Kegiatan kerja bakti ini difokuskan pada pembersihan lumpur, sampah, serta material kayu dan bebatuan yang terbawa arus banjir ke rumah-rumah warga dan fasilitas umum. Dengan menggunakan peralatan manual seperti cangkul, sekop, sapu, dan alat semprot air, personel gabungan bahu-membahu bersama warga untuk mempercepat pemulihan lingkungan agar kembali layak huni.
Babinsa Kelurahan Kepatihan, Serka Sujud Suwandono, menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap kondisi warga yang terdampak bencana.
“Kami hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat. Kerja bakti ini bukan hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga membangkitkan semangat warga agar tetap kuat dan saling mendukung pascabencana banjir bandang,” ujar Serka Sujud Suwandono di sela kegiatan.
Hal senada disampaikan oleh Serda Jumawan, yang menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi dalam penanganan bencana.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi TNI, Polri, dan Satpol PP bersama masyarakat. Dengan kebersamaan, pekerjaan berat bisa terasa lebih ringan, dan pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat,” tuturnya.
Warga Kelurahan Kepatihan menyambut baik kegiatan kerja bakti tersebut dan mengapresiasi kepedulian aparat yang turun langsung membantu. Diharapkan melalui kegiatan ini, kondisi lingkungan dapat segera pulih dan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

